Pilkada Dijaga1.670 Personel

By radarmadiunweb - Thu May 30, 5:12 am

MADIUN – Tiga pola pengamanan disiapkan Polres Madiun untuk menjaga Pilkada Kabupaten Madiun. Yakni pola aman (4 TPS dijaga 1 polisi), pola rawan 1 (1 TPS dijaga 1 polisi) dan pola rawan 2 (2 TPS dijaga 1 polisi).

Kapolres Madiun AKBP Yusuf usai gelar pasukan pengamanan Pilkada Kabupaten Madiun menjelaskan, pola pengamanan akan diterapkan sesuai kondisi di lapangan. ’’Yang jelas polisi siap ditugaskan untuk mengamankan Pilkada Kabupaten Madiun,’’ terang Yusuf, kemarin (29/5).

Untuk mengamankan pilkada, Polres Madiun mengerahkan 1.670 personel gabungan. Petugas keamanan itu berasal dari berbagai kesatuan dan instansi yakni Polres Madiun, Brimob, TNI, Satpol PP dan Dishubkominfo. ’’Pengamanan tidak hanya berlangsung saat pilkada atau coblosan, tapi termasuk tahapan lain. Misalnya pendaftaran, penetapan calon, nomor urut hingga logistik pilkada serta kampanye,’’ paparnya.

Tidak ingin kecolongan saat kampanye terbuka, polisi akan mengawal massa yang datang dari berbagai kecamatan, baik saat berangkat menunju lokasi maupun pulang. ’’Selama masa kampanye terbuka, kami melarang massa mengenakan atribut di luar kampanye,’’ kata Yusuf.

Saat ini, polisi sudah menjaga atau melakukan pengamanan kepada empat pasangan cabup-cawabup. Yakni pasangan Muhtarom Iswanto (Mu-Is), Widi Priyanto-Soetoro (Wi-Ro), Sukiman-Suprapto (Pak Su) serta Sumardi-Dimyati Dahlan (Sehati). Begitu juga penyelenggara pemilu, KPUD dan Panwaslu. Namun, pengamanan masih dilakukan tertutup, yakni petugas yang berpakaian preman. ’’Tapi kalau dibutuhkan pengamanan terbuka, kami sudah menyiapkan petugas,’’ katanya.

Sementara itu, Kabid Kewaspadaan Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur, Edy Mulyono, menjelaskan, dari 14 pilkada di Jawa Timur tahun ini, potensi konflik ada di dua daerah. Yakni, Pilkada Kabupaten Madiun dan Lumajang. ’’Setelah diundur agak rawan. Tapi sejauh ini masih kondusif. Yang kami khawatirkan, jika terjadi pengumuman hasil pilkada, malah riskan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kami berharap aparat keamanan dan pemerintah daerah bisa mencegah adanya kerawanan,’’ jelasnya.

Nomor Urut Calon Diundi Malam Ini
TAK INGIN kecolongan soal keamanan, KPUD Kabupaten Madiun membatasi jumlah massa dalam kampanye tertutup. KPUD hanya mengizinkan 200 massa yang boleh hadir dalam kampanye dialogis pasangan cabup-cawabup di ruangan. ’’Itu pun dengan catatan harus ada surat ke kepolisian,’’ ujar ketua KPUD, Anwar Soleh Azarkoni, kemarin (29/5).

Menurut Anwar, kampanye tertutup boleh digelar selama massa kampanye berlangsung. Hanya kampanye terbuka yang dibatasi. Sesuai kesepakatan perwakilan empat pasangan cabup-cawabup, masing-masing calon mendapatkan tiga kali jadwal kampanye terbuka yang dimulai 3 Juni dan berakhir 14 Juni mendatang. ’’Untuk jadwalnya sudah bahas bersama. Mereka sepakat kampaye terbuka pertama dilakukan pasangan nomor urut satu disusul nomor selanjutnya,’’ paparnya.

Tapi, siapa yang mendapat nomor urut satu belum diketahui. Rencananya, KPUD baru akan menggelar pengundian nomor urut hari ini (30/5) pukul 19.00 WIB. ’’Yang jelas jadwal kampaye sudah disepakati. Kami minta semua pasangan untuk menaatinya, termasuk jam kampaye,’’ terang Anwar.

Rencananya, pada 2 Juni akan dimulai dengan pemaparan visi misi pasangan cabup-cawabup dalam rapat paripurna yang digelar di gedung DPRD. Sedangkan 15 Juni rencananya akan digelar debat publik. ’’Setelah itu masa tenang, tiga hari sebelum pemilihan berlangsung,’’ tuturnya.

Anwar menegaskan, pihaknya membatasi jam kampaye terbuka. Rencananya, kampaye terbuka dimulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Sedangkan kampaye tertutup dizinkan berakhir pukul 22.00 WIB. Dia pun meminta, seluruh pasangan untuk menaati seluruh ketentuan dan tidak melanggaranya. ’’Untuk pasangan yang melanggar ketentuan, sanksi akan diserahkan ke panwaslu,’’ kata Anwar.

Dalam koordinasi dengan perwakilan calon, KPUD juga melakukan sosialisasi lokasi kampaye terbuka yang tersebar di 15 kecamatan. Pasangan calon dapat menggunakan lokasi tersebut secara bergantian sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Lokasi tersebut sesuai dengan surat Bupati Madiun nomor 270/314/402.205/2013 tentang lokasi kampanye. (aan/irw)

Leave a Reply