Tiga Jam Hujan, Longsor Terjang Dayakan

By radarmadiunweb - Thu Dec 19, 6:04 am

BADEGAN – Bencana longsor akrab melanda di musim hujan sekarang ini. Tebing yang longsor di Dusun Watu Agung Desa Dayakan, Badegan, Ponorogo, setelah diguyur hujan selama tiga jam, pada Selasa (17/12) petang, merusak satu rumah warga setempat. Selain itu, longsoran tanah menyumbat sungai hingga air bercampur lumpur meluap ke jalan desa. ‘’Selama tiga jam, hujan turun deras sekali,’’ jelas Kepala Desa Dayakan Kateno kepada Jawa Pos Radar Ponorogo, kemarin (18/12).

Menurut dia, rumah Situk, 50, warga di desanya, selama ini langganan korban longsor. Letak rumah yang berada di kaki bukit dengan tingkat kemiringan sekitar 50 derajat menjadi sasaran empuk longsoran tanah. Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam musibah ini. ‘’Ada dua titik longsoran yang jaraknya sekitar 500 meter,’’ ungkap Kateno.

Satu titik longsoran sempat mengganggu akses transportasi setelah air bercampur lumpur merendam jalan utama di Desa Dayakan. Sebab, aliran sungai yang ada tersumbat material tanah dan batu yang longsor dari tebing. ‘’Cukup lama baru surut, warga bekerja bakti menyingkirkan endapan lumpur dari jalan,’’ terangnya.

Kateno mencatat 1.029 kepala keluarga (KK) di desanya mayoritas berdomisili di daerah curam. Permukiman di sembilan RT (rukun tetangga) di Dusun Pilang Sempu dan Watu Agung berada di pegunungan curam. Apalagi, kontur tanah gembur hingga mudah digerus air. ‘’Dulu pernah mau direlokasi ke tempat yang lebih datar tapi warga tidak mau,’’ tuturnya.

Pihaknya sengaja mewanti-wanti warganya yang tinggal di lokasi rawan longsor agar lebih waspada. Ketika hujan deras turun dalam waktu yang cukup lama, mereka diminta bersiap mengungsi. (rgl/hw)

Leave a Reply